SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bakal calon Bupati Kotawaringin Timur, Ferry Khaidir menanggapi santai soal ramainya sejumlah kalangan yang mengkritisi spanduk dan baliho yang dipasangnya disejumlah tempat bertuliskan dirinya calon Bupati Kotim.

Meski sejauh ini belum ada penetapan dari KPU, namum dari sejumlah atributnya itu sudah bertuliskan kata tersebut dan bukan bakal calon Bupati Kotim.

"Biasa sajalah itu, bakal calon dan calon ini lebih kepada bahasa KPU saja. Jadi tidak ada masalah bagi kita," tegas Anggota DPRD Provinsi Kalteng itu.

Menurut Fery meski banyak yang mempersoalkan itu sama sekali tidak berpengaruh baginya. Bahkan dia mempersilahkam siapa saja yang ingin menanggapinya.

"Yang namanya di medsos biasa, siapapun bisa beropini," tegas politisi PDI Perjuangan itu, Selasa 12 November 2019.

--page

Fery mengaku mengambil hal positifnya saja. Bahkan ia dan pendukungnya mendoakan kalau itu sebagai pertanda kalau dirinya salah satu kandidat yang akan jadi calon Bupati Kotim dan akan ikut bersaing pada 2020. "Insya Allah, mohon doanya," ucap putra Bupati Seruyan itu. (NACO/B-6)