PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) pada 2020, sehingga Pemkab Kobar akan mempersiapkan serana dan prasaranan (sarpras) yang lebih memadai.

Tahun ini Karhutla di Kobar masih banyak, sehingga ke depan perlu disiapkan sarana dan prasarana untuk menangani Karhutla saat musim kemarau 2020.

"Berkaca dari kejadian Karhutla tahun ini maupun tahun sebelumnya banyak yang harus kita perbaiki dan ditingkatkan lagi, baik dari kesiapan sarpras dan personilnya," ujar Bupati Kobar, Nurhidayah.

Pemkab Kobar juga akan menyiapkan anggaran yang memadai untuk penanganan Karhutla.

"Saat rapat evaluasi Karhutla bersama gubernur beberapa hari lalu juga kami sampaikan siap tingkatkan penanganan Karhutla tahun depan," jelasnya.

--page

Bupati terus mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar lahan.

Sebab dampaknya sangat luar biasa, asap kebakaran mengganggu aktivitas publik. Jika merembet ke hutan maka ekosistem hutan terancam maka bagi pelaku diancam pidana. (DANANG/B-6)