PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kodim 1014 Pangkalan Bun mengundang tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan pemuka agama untuk mensosialisasikan cegah dan tangkal paham radikalisme.

Kegiatan ini dihadiri kurang lebih 85 orang. Pasiter Kodim 1014 Pangkalan Bun Kapten Inf Mulyono dalam arahannya menyampaikan radikalisme atau separatisme sudah marak terjadi di mana-mana, termasuk di Indonesia dan penanganannya bukan pemerintah saja, tapi semua lapisan masyarakat harus ikut berperan.

"Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin komunikasi sosial yang sehat dan harmonis antara Kodim dengan komponen bangsa dalam rangka mewujudkan cegah tangkal paham radikalisme," ujarnya.

Selain itu juga diharapakan bisa meningkatkan pemahaman komunikasi sosial dalam mendukung tugas pokok TNI terkait pembinaan teritorial.

Sasarannya untuk mewujudkan kesadaran, tentang arti pentingnya pemahaman terhadap bahaya radikalisme atau separatisme, bagi segenap komponen bangsa yang berada di wilayah jajaran Kodim 1014.

--page

"Supaya terbentuknya komponen bangsa yang memiliki kepribadian dan jiwa Kebhineka Tunggal Ikaan guna mendukung ketahanan wilayah yang kuat dalam rangka tetap tegak dan utuhnya NKRI," ungkapnya.

Dia menyampaikan dengan mengundang dan mengajak para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat ini diharapkan keberadaan mereka bisa membantu dalam mencegah dan menangkal radikalisme dan separatisme.

"Diharapkan bisa memberikan pencerahan dan pemahaman kepada masyarakat sekitar tentang bahayanya pengaruh radikalisme dan separatisme terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sama-sama kita cintai ini," tandasnya. (DANANG/B-6)