BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Gerbang masuk Mapolres Seruyan penuh dihiasi dengan daun kelapa yang telah di bentuk sedemikian rupa, ditambah hiasan daun sawang sebagai pelengkap prosesi Potong Pantan.
Depan gerbang masuk, sudah terpasang membentang satu batang kayu yang nantinya akan dilakukan pemotongan.
Kedatangan AKBP Agung Tri Widiantoro,SIK sebagai Kapolres Seruyan baru, di Mapolres Seruyan, Senin, 18 November 2019, langsung di sambut prosesi potong pantan.
Menurut Diyel, tokoh adat dayak dari desa Bangkal kecamatan Seruyan Raya, potong pantan tersebut merupakan prosesi adat dayak dalam rangka menyambut tamu besar yang datang.
Dengan adanya prosesi pemotongan pantan secara adat dayak ini, tamu tersebut dianggap tamu yang penting dan berharga dan warga sangat menghargai tamu tersebut.
--page
Setelah memotong sebatang kayu dengan menggunakan senjata khas Dayak yakni Mandau, prosesi berikutnya dilakukan tampung tawar dan penginjakan telur, setelah prosesi selesai dilakukan, Kapolres baru Kabupaten Seruyan ini, di perbolehkan masuk Mapolres Seruyan. (MAGANG 2/B-5)








