BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam rangka memperingati Hari Pohon Sedunia 2019, Orangutan Foundation International atau OFI menggelar aksi tanam 1000 pohon, dengan melibatkan TNI/Polri, Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), Mahasiswa, Pelajar dan sejumlah Komunitas lainnya.
Prof.DR.Birute Mary Galdikas President OFI melalui Manajer Kampanye Orangitan Dorprawati Siburian mengatakan, kegiatan Hari Pohon Sedunia (HPS) 2019, berbeda dengan tahun lalu, yakni dengan menggelar aksi cabut paku dan tanam 1000 pohon.q
“Kegiatan tahun ini selain menanam 1000 bibit pohon, juga melakukan aksi nyata melakukan pembersihan paku-paku bekas spanduk, poster yang menancap dipohon-pohon sepanjang jalan raya do Pangkalam Bu, dilaksanakan 22 - 23 Nopember 2019," ujarnya, Sabtu, 23 November 2019.
Menurutnya,gerakan kegiatan HPS 2019 dilaksanakan untuk mengigatkan masyarakat, akan manfaat Pohon bagi kehidupan manusia terutama untuk mengurangngi pemanasan global, mencegah banjir, tempat fauna dan khususnya untuk kelestarian lingkungan.
“Kegiatan penanaman 1000 bibit pohon,yakni 300 bibit medang,300 bibit balengeran,200 bibit papung dan 200 bibit durian hutan,dilaksanakan di hutan lindung Rawa Kuno Desa Pasir Panjang Pos 3 bekas karhutla tahun 2015 sekitar luas 2700 hektar," ungkap Dorprawati.
--page
Adapun para peserta kegiatan ini,TNI/Polri (Brimob),Satpol PP dan Damkar,DLH,BPBD,KPHP,Dinas Pariwisata,Bem Fakultas Hukum Untama,SMPN 7 Arsel,SMPN5 Kumai,Tagana,Mapala,Komunitas Laskar Kobar dan Aba dan Ambo Kabupaten Kobar.
Lanjut Dorprawati, atas nama OFI pihaknya mengucapkan terimkasih kepada seluruh peserta atas kerjasamanya dan khususnya kepada Pemkab Kobar atas dukungannya, telah bersama-sama melaksanakan kegiatan Hari Pohon Sedunia 2019, di Kabupaten Kobar.
"Semoga dengan gerakan ini, masyarakat Kobar menjadi mengerti akan pentingnya hutan bagi kehidupan," tandasnya. (DANANG/B-5)








