INILAHCOM, Jakarta - Menabung tidak hanya dalam bentuk uang, tapi bisa berbentuk emas. Lalu, kapan waktu yang tepat menabung emas?
Menurut Iwan Dahlan, VP Precious Metal Sales & Marketing UBPP Logam Mulia, PT Antam Tbk, nilai dari emas tergolong stabil karena emas memiliki volatilitas yang lebih rendah dibandingkan instrumen investasi lainnya.
"Kapan saja mau beli emas ya beli saja, kalau mau lindung nilai. Misalnya saat pertama Kali kerja sudah bisa menyisihkan untuk investasi. Jangan tunggu tua," kata Iwan Dahlan di Jakarta, baru - baru ini.
Emas dirasa menjadi media investasi yang paling aman. Masih menurut Iwan, belajar dari kebiasaan orangtua, berinvestasi emas bisa digunakan pada waktu - waktu yang darurat.
"Misalnya, emas bisa menjadi alat untuk biaya Naik Haji, masuk sekolah, menikah, bahkan untuk liburan. Emas memang sangat fleksible dan bernilai tinggi. Penjulan pun bisa dilakukan dengan cepat. Berbeda dengan properti," tambah Iwan.
--page
Junior Sambyanto, Business Development Director Lakuemas menambahkan, tren milenial ke arah perkembangan jaman teknologi digital memudahkan segala bisa diakses dengan mudah. Begitu pun soal berinvestasi emas.
"Lakuemas menghadirkan emas digital yang lebih menguntungkan dibanding dengan investasi emas konvensional. Keuntungan investasi melalui Lakuemas antara lain adalah kemudahan dan keamanan karena pengguna aplikasi tidak harus membeli dan juga membawa emas batangan secara langsung, transaksi emas bisa dilakukan dimana saja," papar Junior.
(INILAH.COM)








