PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Penemuan benda mencurigakan yang tidak dikenali dan sempat dikira BOM, sehingga warga Desa Kumpai Batu Atas melapor ke Polsek Arsel.

Kapolsek Arsel AKP Rendra Aditia Dhani menyampaikan dalam rilisnya, Rabu 27 November 2019, polisi telah mendapat informasi bahwa telah ditemukan suatu benda tidak dikenal dan mencurigakan oleh Agus warga Desa Kumpai Batu Atas pada 24 November 2019 sekitar pukul 22.30 WIB di areal kebun karet milik Terimo.

Sebelum menemukan benda ini, Agus memberitahukan kepada warga lain sekitar pukul 21.00 WIB. Dia melihat ada cahaya senter yang digunakan seseorang di sekitar benda tersebut ditemukan.

"Karena mereka tidak mengenali benda berbentuk kotak tersebut, ya mereka mengira itu BOM, lalu lapor ke kami," ujarnya.

Kemudian berdasarkan laporan tersebut, Kapolsek Kapolsek Arsel beserta SPKT dan Unit Intelkam langsung menindak lanjuti dengan mendatangi lokasi ditemukannya benda tak dikenal dan mencurigakan.

--page

"Saat di lokasi dilakukan sterlisisasi dan benda tidak dikenal dan mencurigakan ini tampak dari luar berbentuk kotak dari sterefom warna putih yang memiliki lampu kedip warna biru dan bertuluskan MODEM M10," jelasnya.

MODEM M10 atau Meteomodem, merupakan alat yang digunakan untuk mengukur tekanan, suhu, kelembapan udara yang diterbangkan dengan balon udara. Kemudian dilakukan koordinasi dengan BMKG, sehingga menurut BMKG bisa diamankan.

"Besar kemungkinan benda ini merupakan salah satu alat deteksi cuaca yang biasa digunakan oleh pihak dan instansi yang berhubungan dengan kondisi cuaca di antaranya BMKG," tandasnya. (DANANG/B-6)