BORNEONEWS, Kuala Kurun - Kesuksesan Hendra Hariadi menjalani bisnis ayam petelur diraih secara otodidak. Warga Jalan Ais Nasution, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas tergolong berhasil membudidayakan perternakan ayam petelur.
"Awalnya hanya coba-coba budidaya ayam petelur dengan memanfaatkan lahan kosong di samping rumah untuk kandang," kata Hendra Hariadi mengawali perbincangan, Rabu, 27 November 2019.
Dia mengatakan, sebelumnya belum pernah memelihara ayam petelur. Dia hanya belajar otodidak dari media sosial dan masyarakat sekitar.
"Sama sekali belum pernah pelihara ayam petelur ini. Untuk cara pemeliharaannya pun saya belajar dari internet," tuturnya.
Seiring waktu berjalan, kurang lebih lima bulan pemeliharaan, ayam petelur yang dibudidayakannya bisa menghasilkan 150 - 200 butir telur per hari.
--page
"Untuk mengeluti usaha ini memang membutukan keuletan dan ketakutan, supaya produksi yang dihasilkan bisa sesuai harapan," kata dia.
Sementara untuk pemasaran telur, dia memanfaatkan media sosial yakni facebook dan whatsapp. Pembeli pun cukup memesan melalui postingan yang diunggahnya. (HENDRA/B-11)








