SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Bupati Sukamara, Windu Subagio mengatakan dipilihnya pendidikan vokasi dalam rencana pembangunan politeknik agar ilmu yang didapat bisa langsung diterapkan.

"Kita memaklumi kondisi dan keadaan saat ini di Indonesia. Angka penggauran juga masih tinggi, tapi terkadang tidak sedikit juga pengusaha kesulitan mencari tenaga," ucapnya, Senin 2 Desember 2019.

"Untuk itu kenapa pilihannya pendidikan vokasi, karena vokasi ini langsung banyak praktek, sehingga ilmunya bisa langaung diterapkan," jelasnya.

Menurutnya dalam pendidikan advokasi untuk perbandingan teori dan praktek 30 persen dan 70 persen, sehingga pembelajaran dengan praktek langsung sangat besar.

"Kita berharap apa yang menjadi harapan kita bisa terwujud," tuturnya. Windu mengakui untuk bisa membanguan politekni di Kabupaten Sukamara, maka perlu dilakukan beberapa kajian yang harus dipenuhi agar layak untuk diselenggarakan pembangunan.

--page

"Saya menyadari sesuatu yang ingin kita lakukan itu, pastinya harus melalui kajian yang diamati lebih jauh," tuturnya.

"Sehingga forum seperti ini sangat diperlukan, karena tentunya untuk mewujudkan ini semua andil semua pihak sangat diperlukan, terutama DPRD," tukasnya. (NORHASANAH/B-6)