BORNEONEWS, Kuala Kurun - Direktur Perusahaan Daerah atau Perusda Gunung Mas Perkas, Mochamad Ramdhan mengatakan, pihaknya siap untuk menampung hasil panen jagung kering dari petani.
“Sekarang kami sudah siap menampung hasil produksi jagung kering dari para petani yang sudah melakukan panen di beberapa tempat di Kabupaten Gunung Mas." ucapnya, Rabu 4 Desember 2019.
Dia menuturkan, pihaknya menampung dan membelinya dalam bentuk pipilan, dengan tingkat kekeringan 14 hingga 17 persen. Tentunyan jagung pipilan harus berstandar mutu sesuai permintaan pabrik yang menjadi mitra Perusda.
Peruhaaan yang menjadi mitra Perusda, yakni PT Japfa Comfeed di Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalsel. Itu merupakan salah saru pabrik pembuat pakan ternak dari jagung kering.
"PT Japfa Comfeed siap membeli, berapapun hasil yang dibawa ke mereka, asalkan sesuai standar mutu yang mereka tentukan,” ungkapnya.
Terkait standar mutu pihaknya sudah sosialisasikan ke dinas terkait, untuk disampaikan ke petugas penyuluh lapangan (PPL) dan selajutnya disosialisakan kepada petani, supaya hasil produksi jagung kering yang dihasilkan petani sesuai standar.
Sedangkan untuk harga beli dari petani, dia mengaku mengikuti standar harga yang sudah berlaku, dimana petani juga harus mendapatkan keuntung. (HENDRA/B-7)








