INILAHCOM, Jakarta - Lembaga kajian strategis kepolisian indonesia (Lemkapi) tetap optimis Polri akan berhasil mengungkap kasus teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan.
"Kami yakin, Kapolri dan seluruh timnya masih kerja keras dan pasti bisa mengungkapnya. Ini hanya soal waktu. Kita ajak semua pihak sabar dan dukung terus Polri," ucap Direktur Eksekutif Lemkapi Dr Edi Hasibuan di Jakarta, Kamis, 5 Desember 2019.
Menurut mantan anggota kompolnas ini, dalam melihat hukum kita harus bijak. Sebab dalam penegakan hukum itu tidak bisa dipaksakan waktunya kapan harus bisa diungkap. Semua tergantung bukti-bukti apa yang didapatkan polisi di lapangan.
Dalam kasus Novel ini, Edi menyebutkan bahwa polisi terkendala minimnya bukti-bukti dari lokasi kejadian, termasuk CCTV untuk melihat pelaku yang menyiram air keras terhadap Novel.
Menurut doktor ilmu hukum ini, dalam penelitian hukum, pemberian batas waktu itu juga tidak bisa diberikan kepada Kapolri. Walau itu perintah dari Presiden sekalipun tidak bisa memaksa polisi mengungkap kalau tidak didasarkan bukti dan fakta dilapangan. Bisa dibayangkan setiap polisi menangani kasus, apabila tidak bisa diungkap, lalu kapolri harus diganti.
--page
"Kami menilai, pemikiran ini sangat tidak bijak. Kita paham mengungkap kasus Novel memang tugas Polri. Tapi harus dipahami. Jika dalam setahun ada beberapa kasus besar yang tidak terungkap, maka dalam setahun nanti bakal ada pergantian kapolri berkali-kali," jealsnya.
Menurit doktor ilmu hukum ini, dalam menangani perkara, Polri harus percaya diri dan terus bekerja keras serta tetap kedepankan profesionalisme. Polri tidak boleh terpengaruh dengan tekanan publik sekalipun.
"Polisi menetapkan seseorang tersangka harus berdsarkan bukti yg kuat. Apalagi saat ini semua sudah transparan. Polisi tidak boleh memaksakan seseorang menjadi tersangka kalau cuma dengan alasan curiga," urainya.
Edi mendorong masyarakat untuk mendukung Polri dalam mengungkap kasus ini. Dorongan tersebut bisa dalam bentuk bantuan memberikan informasi terkait kasus Novel.
"Kami ajak masyrakat dorong terus mengungkap kasus ini. Masyarakat kita minta terus memberikan informasi kepada polisi agar kasus Novel cepat terungkap," terangnya. [INILAHCOM/ton]








