SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, M Khozaini meminta agar pemerintah desa mampu mendongkrak pendapatan asli desa (PADes).

Khozaini menekankan agar pemerintahan desa jangan terlena dengan besarnya anggaran, baik dari dana desa (DD) pusat dan alokasi dana desa (ADD) dari kabupaten.

"Karena selama ini saya lihat pemerihtahan desa memanfaatkan anggaran itu lebih banyak pada pembangunan semata," kata Khozaini, Sabtu, 7 Desember 2019.

Harusnya, kata dia, bagaimana mengembangkan potensi desa itu untuk mencari pendapatan, misalnya dengan mengembangkan BUMDes.

"Saya khawatir nantinya kegiatan desa akan mati jika tidak ada lagi kucuran dana sebesar itu dari DD maupun ADD," tegasnya.

Manakala, desa itu mampu berkembang dan bisa mencari pendapatannya sendiri, maka jika suatu saat tidak ada lagi suntikan dana itu tidak akan jadi masalah dan menjadi kekhawatiran.

"Desa akan hidup jika mampu mandiri. Nah di sini saya meminta agar desa itu bisa kreatif. Karena sampai sekarang masih sedikit desa yang punya PADes sendiri," pungkasnya.(NACO/m)