BORNEONEWS, Muara Teweh - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Utara terus sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dibeberapa kecamatan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Barito Utara, Suriawan Prihandi mengatakan sosialisasi Karhutla ini dilakukan bertahap dan lebih efektif.
"Lebih baik kita melakukan pencegahan dari pada melakukan penanggulangan langsung, karena biaya penggulanagn lebih besar,” katanya, Rabu 11 Desember 2019.
Diharapkan melalui sosialisasi ini masyarakat bisa sadar dan memahami, bahwa betapa pentingnya melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Ditegaskan, sosialisasi yang akan dilaksanakan dibeberapa kecamatan nantinya lebih di fokuskan kepada pencegahan. Tapi kalau memang tidak bisa dilakukan pencehagan, penanggulangan baru turun. Penanggulangan dilakukan pada saat terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
--page
Suriawan menjelaskan pengendalian karhutla terdiri dari 3 unsur yaitu pencegahan, penanggulangan dan pemulihan. Itu sifat dari pengertian dari pengendalian.
“Yang jelas kita memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pencegahan karhutla,” katanya lagi.
DLH juga akan membentuk masyarakat peduli api (MPA). Masyarakat yang memahami tentang bagaimana nanti melakukan pencegahan, dan bahkan apabila terjadi karhutla bagaimana cara penanggulangannya.
Suriawan mengharapkan masyarakat turut manjaga hutan dan lahan itu tidak terbakar dengan cara memberikan sosialisasi. (RAMADHANI/B-6)








