PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Guna meningkatkan kualitas layanan PDAM Tirta Arut Kotawaringin Barat (Kobar), BUMD tersebut mengajak partisipasi  masyarakat melaporkan langsung kepada mereka bila ditemukan adanya kebocoran pipa dijalur penyaluran air ke pelanggan.

Direktur PDAM Tirta Arut Kobar Sapriansyah, Kamis, 12 Desember 2019 mengatakan dengan adanya laporan langsung kepada mereka, permaslaahan tersebut bisa ditindaklanjuti dengan perbaikan secepat mungkin.

"Namun sayangnya masyarakat masih sering melaporkannya ke media sosial (medsos). Padahal selama jam tugas, kita jarang memantau medsos. Akibatnya masalah yang ada tidak bisa diketahui dengan cepat, sedangkan komentar masyarakat berkembang kemana-mana," jelas Sapriansyah.

Karena, menurut Sapriansyah, semakin lama kebocoran pipa penyaluran air terjadi, kerugian yang  dialami PDAM juga semakin bertambah.

"Lantaran air tersebut seharusnya bisa disuplai kepada pelanggan, namun hilang sia-sia akibat bocornya pipa," jelas Sapriansyah.

--page

Padahal, lanjut Sapriansyah, pengolahan air PDAM terus menerus berproduksi, tetapi outputnya tidak didapatkan pelanggan. 

"Kebocoran tersebut juga berpotensi menyebabkan aliran air yang diterima masyarakat pelanggan   mengalami gangguan dan ini merupakan kerugian tersendiri bagi masyarakat," jelas Sapriansyah. (WAHYU KRIDA/m)