SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Saat ini Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus menanggulangi angka kemiskinan. Ada beberapa cara yang akan dilakukan, bahkan sudah masuk dukumen strategis penanggulangan kemiskinan daerah (SPKD) 2016 - 2021.

"Ada 3 program yang terus kami jalankan secara bertahap untuk menanggulangi kemiskinan," ujar Sekda Kotim Halikinnor, Kamis, 12 Desember 2019.

Program yang dijalankan mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin. Seperti h kegiatan yang bersifat pemenuhan hak dasar utama individu dan rumah tangga miskin, meliputi pendidikan, pelayanan kesehatan, pangan, sanitasi, dan air bersih.

Program selanjutnya meningkatkan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin dengan cara menyempurnakan dan meningkatkan efektivitas program berbasis pemberdayaan masyarakat.

Upaya yang dilakukan yakni pendekatan partisipatif berdasarkan kebutuhan masyarakat. Penguatan kapasitas kelembagaan, pelaksanaan kegiatan oleh masyarakat secara swakelola dan berkelompok.

--page

"Yang terakhir adalah mengembangkan dan menjamin keberlanjutan usaha mikro dan kecil. Meningkatkan akses usaha mikro dan kecil kepada sumberdaya produktif," terangnya.

Dengan program ini diharapkan angka kemiskinan di Kotim terus menurun dan bisa mencapai target penurunan 4-5 persen pada 2021. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)