BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten terus berupaya menjaga mutu air baku utama yang diolah menjadi air bersih PDAM Tirta Arut. Yakni air dari Sungai Arut harus terus dijaga kebersihannya.
Bupati Kobar Nurhidayah, Jumat, 13 Desember 2019, mengatakan untuk menjaga kebersihan sungai, peran serta masyarakat menjadi hal yang sangat penting dalam mewujudkannya.
"Salah satu upaya kita menjaga kebersihan sungai yaitu dengan terus menyosialisasikan ke warga untuk tidak membuang sampah atau buang hajat di sungai," jelas Nurhidayah.
Bupati Kobar menjelaskan, sesuai program pemerintah yaitu Open Defecation Free (ODF) atau menghentikan buang air besar sembarangan, di tahun 2020, pemkab bakal membangun jamban komunal bagi warga yang bermukim di pinggiran sungai.
"Ini merupakan upaya kita untuk menjaga kebersihan Sungai Arut dan meningkatkan mutu air baku PDAM," jelas Nurhidayah.
--page
Dia menambahkan, Kabupaten Kobar juga mengembangkan sumber air baku penyangga yang berada di beberapa lokasi.
"Di antaranya Bendungan Berambai Makmur di Kecamatan Pangkalan Banteng, serta Danau Masoraian dan Danau Asam di Kecamatan Kotawaringin Lama," pungkasnya. (WAHYU KRIDA/B-11)








