SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan (DPK) Sukamara, Karyono mengatakan bahwa bakat penulis di masyarakat Bumi Gawi Barinjam tidak akan tumbuh apabila lingkungan kering kegiatan literasi.

"Seorang penulis itu lahir, bukan dilahirkan," ucap Karyono, Sabtu, 14 Desember 2019.

Menutnya, tidak ada satupun lembaga yang bisa mencetak lahirnya seorang penulis, bahkan lembaga yang menghimpun para penulis sekalipun. Tetapi proses yang mendukung kelahiran seorang penulis bisa diupayakan.

"Sebaliknya, sebesar apapun bakat seorang calon penulis, tidak akan bisa tumbuh apabila berada dilingkungan yang kering dari kegiatan literasi dan penghargaan terhadap kreatifitas," ujarnya.

"Salah satu daya dukung lahirnya penulis berpotensi adalah dunia literasi yang aktif dan membuka ruang-ruang tumbuhnya kreatifitas," kata Karyono.

Karyono menuturkan,  kegiatan Outbond Literasi adalah salah satu upaya pihaknya dalam meningkatkan minat baca dan menulis bagi para generasi penerus, sehingga lahirnya karya-karya kreatif.

"Karena kita tau dengan pembinaan secara intensif mengenai ketrampilan kepenulisan, insya allah dari mereka akan terbit buku travel writing," tukas Karyono. (NORHASANAH/m)