BORNEONEWS, Muara Teweh - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (KPP) Kabupaten Barito Utara melaksanakan panen sayuran pakcoy yang ditanam dengan metode hidroponik dalam program Obor Pangan Lestari (Opal).
Plt Kepala Dinas KPP Barito Utara, Sugeng mengatakan, program Opal ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dalam hal pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi keluarga.
“Melalui program ini, masyarakat diedukasi tentang cara pembenihan, penanaman, pemeliharaan, hingga panen sayuran yang dikembangkan,” kata Sugeng
Kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka mencukupi kebutuhan pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman. Selain pakcoy, pihaknya juga melakykan ujicoba penanaman selada air, selada keriting, cabai rawit, dan daun bawang.
Dia mengatakan, sayuran yang ditanam dengan program opal ini bebas dari pestisida. Sehingga lebih bergizi dan aman dikonsumsi masyarakat.
--page
Laksanakan KRPL
Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (KPP) Barito Utara telah mengadakan 52 Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Semuanya dikelola kelompok wanita tani yang ada.
Sugeng mengharapkan, program KRPL dapat dilaksanakan di seluruh desa di Kabupaten Barito Utara. Sebab, kegiatan ini dalam rangka mencapai tujuan nasional menuju Indonesia Sehat.
Selanjutnya, untuk menjaga kegiatan dalam rangka mengentaskan kemiskinan sekaligus pengentasan stunting.
“Caranya dengan menyuplai dengan makanan yang seimbang, bergizi dan aman,” jelas Sugeng.
Dia mengatakan, program ini juga sebagai sarana untuk mencegah inflasi kebutuhan masyarakat. (RAMADHANI/B-11)








