BORNEONEWS, Muara Teweh - Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara, Sri Hidayati Nadalsyah memaparkan berbagai jenis kenakalan remaja serta penyebabnya. Misalnya orangtua yang terlalu sibuk sehingga kurang memerhatikan anaknya.
“Penyebabnya bisa dari sifat bawaan atau keluarga. Misalnya orangtua yang terlalu sibuk, kurangnya komunikasi, atau perceraian. Anak yang sudah merasa tidak nyaman dalam rumah akan mudah terpengaruh lingkungan, seperti ajakan teman untuk melakukan hal negatif,” kata Sri Hidayati saat peringatan HUT Dharma Wanita, Kamis, 19 Desember 2019.
Sri Hidayati mengatakan, masa remaja merupakan periode transisi dari anak menuju dewasa. Pada usia ini, kerap ditemukan perilaku beresiko yang rawan mengarah ke tindakan kriminal.
Biasanya, kenakalan remaja merupakan perilaku menyimpang yang dilakukan seseorang di usia 14 - 19 tahun, yang menimbulkan masalah atau keonaran dalam masyarakat.
Jenis Kenakalan Remaja
Sri Hidayati Nadalsyah menyebutkan, saat ini kenakalan remaja yang kerap terjadi terdiri dari empat jenis. Untuk pertama yakni pertama tawuran atau perkelahian antar pelajar.
--page
"Perkelahian termasuk jenis kenakalan remaja akibat kompleksnya kehidupan kota yang kadang disebabkan masalah sepele. Tawuran pelajar sekolah menjadi potret buram dalam dunia pendidikan," jelasnya.
Selanjutnya, penyelahgunaan narkoba dan minuman keras. Kenakalan remaja yang ini dapat menimbulkan tindakan kriminal lainnya.
Ketiga, hubungan seksual atau seks pra nikah. Itu bisa memicu penyebaran penyakit berbahaya seperti HIV/AIDS. Ke empat tindak kriminal, tindakan ini merupakan kejahatan yang merugikan orang lain, serta melanggar norma hukum, sosial, dan agama.
Terkait itu, pemberdayaan keluarga harus mampu menyentuh setiap individu di keluarga. Baik orang tua sebagai pengelola kehidupan maupun anak sebagai penerus masa depan. (RAMDAHANI)








