SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Lomba kreasi baris-berbaris atau LKBB yang digelar Purna Paskibraka Indoneaia (PPI) Kabupaten Kotawaringin Timur, dinilai sebagai sarana untuk pelajar menghindari kegiatan negatif. 

"LKBB ini tentu sangat baik dilaksanakan. Karena, dapat menjadi suatu wadah untuk menggelar kegiatan positif bagi pelajar. Sehingga, mereka bisa menghindari kegiatan negatif," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim Halikinnor, saat membuka kegiatan tersebut, Sabtu, 21 Desember 2019.

Dirinya berharap agar kegiatan itu nantinya bisa dikembangkan lagi. Ia menilai lomba tersebut banyak memiliki manfaat positif bagi pelajar di daerah ini. 

Halikin juga mengatakan bahwa, dengan ikut dalam lomba tersebut, akan dapat melatih pelajar untuk berprilaku disiplin dan menjaga kekompakan. Sebab tanpa hal itu, peserta lomba tidak akan dapat menampilkan yang terbaik. 

"Lomba ini harus menjadi sarana bagi pelajar dalam menghindari pergaulan negatif di era modern seperti saat ini. Seperti terjerumus narkoba, tauran, miras, seks bebas, dan kenakalan remaja lainnya," ungkapnya. 

--page

Lomba kreasi baris berbaris itu diikuti 22 tim dari sejumlah Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, yang ada di Kotim. 

Melihat besarnya antusias peserta dalam mengikuti lomba, PPI Kotim berencana menggelar kegiatan serupa dengan sekala yang lebih besar. Rencananya, akan digelar pada 2020 mendatang. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)