PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Koperasi dan usaha informal khususnya di Kalimantan Tengah dinilai memiliki peran penting dalam rangka mewujudkan kemakmuran rakyat. 

"Mari miliki jiwa kewirausahaan menuju kemakmuran," ajak Komandan Resimen Mahasiswa Maharaya Kalteng, Heru Setiawan kepada borneonews, Minggu, 21 Desember 2019.

Ini pula yang disampaikan Heru pada kegiatan workshop Bela Negara dalam rangka Hari Bela Negara yang ke-71 di Pusat Layanan Layanan Usaha Terpadu (PLUT) pada Jumat, 20 Desember 2019. Workshop tersebut diikuti 50 generasi muda mulai dari pelajar hingga mahasiswa.

Menurut Heru, perlu strategi membangun karakter bangsa dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0. "Generasi muda yang memiliki kompetensi dan karakter unggul akan jadi pemenang dalam Revolusi Industri 4.0," yakinnya. 

Mantan aktivis kampus ini juga mengajak generasi muda untuk bebas dari penyalahgunaan peredaran gelap narkoba. Kemudian, tidak melakukan tindakan yang mengarah pada unsur SARA, radikalisme maupun informasi hoax atau berita bohong. 

--page

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Tengah, Lies Fahimah yang hadir sebagai narasumber mengatakan bahwa sesuai Pasal 33 ayat 1 UUD Tahun 1945 bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan. 

"Koperasi dengan prinsip gerakan ekonomi rakyat berdasarkan kekeluargaan," katanya.

Lisa Fahimah yang juga pernah ikut Menwa mengingatkan, tips agar koperasi dapat dikelola secara profesional, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi. (BUDI YULIANTO)