BORNEONEWS, Sampit - Rapat membahas hasil evaluasi dari Gubernur Kalteng terkait anggaran 2020 Kabupaten Kotawaringin Timur, di DPRD Kotim hanya anggaran Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) yang diminta ditambah.
"Pembahasan lalu kita sudah tawarkan ke Inspektorat. Namun katanya Rp 5 miliar saja karena tidak ada SDM katanya," kata Ketua DPRD Kotim, Rinie, Senin, 23 Desember 2019.
Setelah diajukan Gubernur meminta untuk menambah anggaran itu, karena sesuai ketentuan anggaran untuk APIP tersebut harus dialokasikan Rp 14 miliar.
"Setelah pembahasan tidak masalah untuk anggaran ada saja yang kita geser tanpa menggeser anggaran yang sifatnya urgen," tegas Rinie.
Dijelaskan Rinie anggaran itu ditutupi sudah, bahkan sudah disepakati antara badan anggaran DPRD Kotim dan tim anggaran eksekutif.
--page
Hasil evaluasi itu seusai dibahas dipimpi Ketua DPRD Kotim akan segera dilayangkan lagi ke Gubernur Kalteng untuk segera disahkan.
"Tidak masalah, aman saja meski itu ditambah," kata anggota Banggar DPRD Kotim H Sanidin. (NACO/B-5)








