SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pembenahan Stadion 29 November Sampit  Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang akan dilaksanakan pada 2020 mendatang membutuhkan dana Rp 3,5 miliar. 

"Dana yang dibutuhkan untuk pembenahan mencapai Rp 3,5 miliar. Itu diutamakan untuk konstruksi  lapangannya," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotim Najmi Fuadi, Senin, 23 Desember 2019. 

Pembenahan lapangan sendiri diutamakan, karena kondisi saat ini sudah tidak layak. Lapangan yang ada tidak rata sehingga membahayakan pemain.

"Kontruksi lapangannya bergelombang, jadi berbahaya bagi pemain. Itu harus diperbaiki," kata Najmi. 

Pembenahan Stadion 29 November Sampit sendiri dilakukan sebagai persiapan menjelang Porprov Kalteng 2022 di Kotim.

--page

"Jadi nantinya stadion ini akan ditutup. Tidak ada lagi digunakan untuk kegiatan lain selain sepakbola. Kalau tidak, itu beresiko merusak rumput lapangan," terang Najmi. (MUHAMMAT HAMIM/B-11)