SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Paredamean Gultom memastikan anggaran untuk pendidikan dan kesehatan harus terpenuhi.

"Tidak masalah untuk urusan pendidikan dan kesehatan setelah dipaparkan tim anggaran eksekutif usai evaluasi anggaran dari Gubernur Kalteng," ucapnya, Selasa 24 Desember 2019.

Dalam kerangka APBD 2020, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 22,4 persen dari APBD.

Sedangkan anggaran kesehatan terakomodasir 20,46 persen. Ini artinya sudah memenuhi angka standar minimal 20 persen dari total APBD.

"Pendidikan dan kesehatan ini harus terpenuhi 20 persen, dan itu wajib," kata anggota fraksi Partai Nasdem tersebut.

--page

Dijelaskan,  APBD Kotim 2020 yang sudah disepakati dengan eksekutif dan disahkan kemudian dibawa ke provinsi tidak banyak yang berubah.

"Apa yang kita bahas bersama mitr kerja di DPRD sudah sesuai," tegas anggota DPRD Kotim dari Daerah Pemilihan I Kotim itu. (NACO/B-6)