BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok - Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri secara resmi melantik Edy Purwanto sebagai Sekretaris Daerah atau Sekda definitif menggantikan Plt Syahrani.

Selain melantik Sekda definitif, Bupati juga melantik 203 pejabat lainnya dilingkup Pemerintahan Barito Selatan, di GPU Jaro Pirarahan, Buntok, Senin, 30 Desember 2019 sore.

Pelaksanaan pelantikan dengan pengambilan sumpah atau janji itupun dilakukan Bupati terhadap pejabat dengan jabatan pimpinan tertinggi pratama eselon II/a satu orang yakni Sekda definitife dan JPT pratama eselon II/b 11 orang.

Serta adminitrastor  eselon IV/b 16 orang, eselon III/b 30 orang, pengawasa eselon IV/a 116 orang, eselon IV/b 16 orang, pejabat fungsional tertentu 10 orang dan fungsional umum satu orang.

Total yang dilantik,  baik jabatan pimpinan tertinggi pratama (eselon II), pejabat dengan jabatan Administrator (eselon III) dan pejabat dengan jabatan pengawas  berjumlah 204 orang.

--page

Eddy Raya Samsuri mengatakan, dalam suatu organisasi mutasi sesuatu yang lumrah, ini salah satu upaya membrikan suasana yang baru. Sehingga bisa menunjang dan menumbuhkan semangat para pejabat.

“Demi menunjang  pekerjaan agar lebih baik dan lebih optimal lagi,” kata Eddy Raya Samsuri kepada Borneonews, usai pelantikan.

Menurutnya, sebagai ASN harus siap ditempatkan apapun sebagaimana komitmennya diangkat pertama kali menjadi Pegawai Sipil Negara atau PNS.

Penempatan dalam jabatan ini, lanjut dia, telah melalui penilian objektif  oleh Tim kinerja PNS. Berdasarkan penilian tersebut mereka yang baru dilantik ini anggap mampu dan berkompeten untuk mengemban amanah pada jabatan yang baru.

“Namun jika dikemudian hari kinerja tidak sesuai dengan harapan, maka tidak sulit bagi saya untuk menempatkan PNS lain dijabatan tersebut,” tandas dia.

--page

Ia berharap momentum pelantikan ini sebagai titik awal memberikan pengabdian dan kinerja terbaik dengan jabatan yang telah dipercayakan atau diemban.

“Camkan sumpah janji yang telah diucapkan, karena itu tidak hanya didengarkan oleh  kita, namun sebagai pertanggungjawaban dihadapan Tuhan Yang Maha Kuasa,” tegas dia. (URIUTU DJAPER/B-5)