SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus berupaya mengurangi angka pengangguran. Ada berbagai program yang dilaksanakan untuk mewujudkan itu.

"Angka pengangguran menjadi perhatian kami. Jadi, kami terus berusaha membuka lapangan pekerjaan melalui investasi perusahaan besar di daerah ini," kata Bupati Kotim, Supian Hadi, Jumat, 3 Januari 2020.

Dia menjelaskan, dengan banyaknya pengusaha yang berinvestasi di daerah ini maka secara otomatis banyak pula membutuhkan karyawan. Itulah yang harus dimanfaatkan masyarakat, terutama para pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan layak.

Dia juga berharap kepada masyarakat agar tidak hanya mengharapkan menjadi karyawan swasta atau pegawai negeri semata. Tetapi agar bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi diri sendiri maupun orang lain.

"Kalau memang bisa kembangkan usaha sendiri. Sehingga nantinya tidak hanya membuka lapangan pekerjaan bagi diri sendiri, namun juga orang lain," kata Supian.

--page

Sementara, berdasarkan data pada 2019 lalu, angka penggangguran di Kotim cukup tinggi. Dari jumlah penduduk 455.409. Tingkat pengangguran yang tidak atau belum mengenyam Sekolah Dasar yakni 17,13%.

Sedangkan lulusan SD sebanyak 7,33%, lulusan SMP 18,78%, SMA 21,29%, SMK 31,93%, dan perguruan tinggi 3,53%. (MUHAMMAD HAMIM/)