BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, H Rudianur tidak membantah jika pelaksanaan pembangunan di daerah ini masih belum bisa dikatakan adil karena masih banyaknya tuntutan masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian serius.
Tidak hanya itu kata dia pembangunan kini masih terlihat hanya menumpuk di suatu titik. Misalnya di daerah perkotaan saja sehingga kecamatan lainya ada yang terabaikan begitu saja.
Kemudian peningkatan pelayanan pendidikan terutama tenaga pendidik juga belum merata. Termasuk pelayanan kesehatan terutama penyediaan fasilitas dan tenaga kesehatan juga masih kurang memadai.
"Pemkab perlu meningkatkan ekonomi masyarakat pedesaan serta pelayanan birokrasi dan pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat yang jauh dari ibu kota kabupaten. Sebab itu masih jadi keluhan penduduk," ucapnya, Jumat, 3 Januari 2020.
Rudianur meminta kepada pemkab setempat kedepannya dalam melaksanaan pembangunan untuk lebih mengutamakan kepentingan masyarakat luas dan mengabaikan kepentingan yang sifatnya untuk golongan tertentu.
--page
Ia juga berharap pemerintah kabupaten dalam hal ini instansi terkait atau dinas, untuk bisa membedakan mana pembangunan untuk kepentingan masyarakat. (NACO/B-5)








