KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kelompok Tani Kalampan Jaya yang ada di Desa Anjir Kalampan, Kecamatan Kapuas Barat terus melakukan inovasi dalam melakukan perbanyakan tanaman atau produktivitas hasil pertanian hortikulturanya.

Salah satunya menggunakan metode okulasi dari tanaman baik itu sayuran maupun buah-buahan yang ada di kebun hortikultura. Dengan demikian, hasil sayuran dan buah dalam satu pohon itu nantinya bisa beragam dengan jenis yang sama.

"Iya, untuk beberapa jenis tanaman horti di sini kami menggunakan metode okulasi. Karena bisa meningkatkan produktivitas dan untuk memperpanjang usia tumbuh tanaman," ucap Ketua Kelompok Tani Kalampan Jaya, Yanir, Sabtu, 4 Januari 2019.

"Misalnya dalam satu tanaman pohon terong pipit ini bisa sampai dua atau tiga buah lainnya seperti terong ungu, labu air dan pare," lanjut dia.

Ke depan, Yanir berniat memasarkan pohon dalam polybag yang telah menggunakan metode okulasi. "Konsep pemasarannya dalam polybag seperti ini untuk kebutuhan rumah tangga. Karena dengan macam-macam tumbuhan dalam satu pohon," jelasnya.

--page


Dalam proses okulasi tersebut, lanjutnya, menggunakan beberapa peralatan seperti gunting atau grafting tool, plester film dan pot atau polybag.

Okulasi sendiri merupakan perbanyakan dengan cara penempelan mata tunas yang diambil dengan sedikit kulitnya dari cabang entres pohon induk ke batang bawah yang telah disayat kulitnya.

"Kelebihannya tanaman produktivitas tinggi, pertumbuhan tanaman yang seragam, dan penyiapan benih relatif singkat," tuturnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-7)