BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Berdasarkan dugaan jantung bayi kembar siam dempet dada dan perut yang dilahirkan di RSUD Sultan Imanuddin Pamgkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar), Sabtu, 4 Januati 2020 pukul 10.45 WIB juga mengalami dempet.
Kepala Seksi Pelayanan Rawat Inap RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun Aimandinata, Minggu, 5 Januari 2020 menjelaskan dugaan tersebut diketahui pasca dilakukan pemindaian rontgen terhadap sepasang bayi berjenis kelamin laki-laki ini.
"Ini baru dugaan sementara. Karena itulah kita masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap bayi tersebut dan berkonsultasi dengan pihak RSUD Dr. Soetomo Surabaya," jelas Aiman.
Aiman menjelaskan, konsultasi tersebut diperlukan lantaran pihaknya masih belum pernah menangani kasus bayi kembar siam seperti ini.
"Ini merupakan kasus pertama di Pangkalan Bun, Kabupaten Kobar. Rencananya kita bakal merujuk pasien tersebut ke rumah sakit yang berpemgalaman dan berkompeten untuk medis lanjutan," jelas Aiman.
--page
Sehingga, lanjut Aiman, keputusan kapan bayi tersebut dibawa ke Surabaya serta proses pemisahannya diputuskan oleh RSUD Dr. Soetomo.
"Terkait kondisi medis secara rinci, nantinya bakal disampaikan oleh dokter anak yang menangani bayi ini dalam jumpa pers yang bakal dilaksanakan Senin, 6 Januari 2020," jelas Aiman. (WAHYU KRIDA/B-5)








