BORNEONEWS, Sampit - Bupati Supian Hadi meminta seluruh satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) semangat menangani stunting.
"Saya harap seluruh SOPD tetap semangat dan bekerja keras menangani stunting, karena ini harus dilakukan secara bersama," ujarnya, Minggu 5 Januari 2020.
Saat ini penanganan stunting menjadi prioritas bagi Pemkab Kotim karena daerah ini termasuk salah satu kabupaten locus stunting di Indonesia, sehingga menjadi isu nasional.
Meski begitu pada 2019 Kotim juga mendapatkan penghargaan sebagai daerah dengan penanganan stunting yang terbaik. Namun itu bukanlah sebuah prestasi, karena dampaknya belum terasa saat ini.
"Memang penghargaan kita dapatkan, namun yang pasti penananganan secara berkesinambungan harus dilakukan. Karena dampak penanganan baru akan dirasakan setelah blasan tahun ke depan," katanya.
--page
Dia berharap seluruh masyarakatagar memberikan makanan bergizi kepada anaknya. Bahkan harus diupayakan untuk memberikan ASI eksklusif kepada anak baru lahir, sehingga bisa terhindar dari stunting.
"Yang pasti 1.000 hari ertama usai kelahiran harus menjadi perhatian," terangnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








