BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bayi kembar Siam ialah di mana anak terlahir dengan bagian tubuh tertentu yang menyatu.
Menurut Dokter Spesialis Anak RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Diah Erma, kondisi bayi kembar siam terjadi akibat tidak sempurnanya proses pembelahan pada kehamilan kembar monozigot (satu sel telur).
"Zigot itu adalah pertemuan seperma denga sel telur (Sel telur kembar). Karena tidak membelah sempurna pada hari ke 13 maka terjadilah kembar Siam," ujarnya, Senin, 6 Januari 2020.
Dijelaskannya, masa membelah zigot itu maksimal 13 hari, dan kalau lebih dari 13 hari tidak membelah maka ia tidak akan membelah lagi. Jadi yang tersisa adalah dempetan - dempetan itu.
Adapun penyebab hal tersebut biasannya dipengaruhi oleh gizi yang kurang, infeksi dan kondisi lingkungan yang kurang baik.
--page
Dr Spesialis Anak menambahkan, kasus kembar siam sebenarnya bisa dicegah. Adapun cara mencegahnya yaitu pastikan kehamilan terencana, dengan memberikan nutrisi pada ibu hamil, ibunya terhindar dari infeksi yang menyebab masalah pada kehamilan.
"Memang sulit mencegahnya, namun hal terbaik yang dapat dilakukan adalah melakukan kontrol kehamilan rutin untuk memantau kesehatan ibu dan janin. Dengan begitu, kemungkinan terjadinya komplikasi dapat segera diketahui, termasuk jika mengandung bayi kembar siam," tandasnya. (DANANG/B-5)








