TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Luas tanam padi di Desa Nagaleah, Kecamatan Pematang Karau pada tahun ini bertambah 10 hektare sehingga total menjadi 160 hektare.

Peningkatan luas tanam ini akibat normalisasi sungai yang dilakukan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah pada 2019.

Demikian diterangkan oleh Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Pematang Karau Yudhi Irwanto usai tanam padi bersama Kelompok Tani Baru Muncul di Desa Nagaleah, Rabu, 8 Januari 2020.

"Sungai dinormalisasi yang di hulu Sungai Kayuatu, yang tengah Sungai Habang dan yang di hilir Sungai Tundra Besar. Satu jalur ada 3 sungai yang dikerjakan tahun kemarin," katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan yang ikut menghadiri kegiatan tanam padi, berharap agar petani yang ada di Desa Nagaleah dapat memanfaatkan lahan tanam padi yang ada dan tidak mengalihfungsikan untuk  tanaman perkebunan.

--page

"Saya berharap dengan peningkatan luas tanam ini, hasil panen padi juga pada tahun ini dan tahun-tahun berikut terus meningkat," katanya.

Dia menyarankan agar setelah panen padi, pada bulan april nanti sawah-sawah tersebut ditanami jagung sehingga dapat memberikan tambahan penghasilan bagi petani.

"Saya dorong petani untuk tanam jagung, nanti kita ikutkan program," imbuhnya. Jagung yang ditanam adalah jenis jagung untuk bahan pakan ternak untuk memenuhi kebutuhan bahan baku bagi pabrik pakan ternak di Barito Timur. (BOLE MALO/B-6)