PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Seusai disambar petir dan telungkup hingga tidak bernyawa, Ahmat Yamani sempat dibantu oleh kakaknya Anang dengan memberikan napas buatan.

"Waktu disambar petir itu Ahmat langsung telungkup. Dia tidak bergerak sama sekali," ujar Anang seusai kejadian di Jalan Mangku Raya, Palangka Raya, Kamis 8 Januari 2020.

Saat itu juga Anang langsung memberikan napas buatan dan memberikan air minum, namun nyawa temannya tidak tertolong lagi.

Setelah itu Anang yang merupakan kakak korban langsung menuju Jalan Yosudarso untuk meminta pertolongan dan melaporkan ke polisi dan ERP.

"Setelah itu beberapa anggota Polresta Palangka Raya langsung mendatangi TKP untuk melakukan pertolongan," kisahnya.

--page

Sampai berita ini diturunkan, jenazah korban sudah dibawah ke rumah duka untuk proses selanjutnya. (ARNOL/B-6)