BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kalangan DPRD Barito Timur meninjau Pasar Temenggoeng Djaya Karti Tamiang Layang dan Pasar Ampah, Sabtu, 11 Januari 2020. Dari kegiatan itu, ada sejumlah catatan terkait permasalahan di dua pasar itu yang perlu dibenahi.
"Yang pertama terkait keamanan, ini tidak ada keamanannya. Kedua kebersihan, tidak ada petugas khusus dari pemkab yang mengurus sampah di pasar ini. Yang ada ini petugas kebersihan dibayar pedagang," kata Wakil Ketua II DPRD Barito Timur, Depe.
Dia mengatakan, seharusnya petugas kebersihan di pasar yakni yang dipekerjakan dan digaji pemkab. Kemudian, sampahnya diangkut setiap hari ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sehingga tidak menumpuk atau berserakan.
"Untuk keamanan hanya siang hari dijaga Satpol PP, kalau malam hari tidak ada. Jadi perlu ada penambahan petugas keamanan," imbuhnya.
Dia juga menilai perlu ada tangga langsung dari bagian depan pasar untuk akses ke lantai 2 bangunan pasar. Kemudian, parkir yang dikelola pihak ketiga agar dibenahi dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
--page
Sementara itu, Ketua DPRD Barito Timur, Nursulistio mengatakan hal senada, yakni pengelolaan sampah di Pasar Ampah harus segera dibenahi.
"Selain itu lapak pasar juga perlu ditertibkan lagi sehingga tidak mengganggu transportasi umum," kata Nursulistio.
Dia mengatakan, jika los pasar yang baru dibangun sudah diserahkan kepada pedagang, maka akan ada cukup banyak lahan yang jika dikelola dengan baik akan memberikan rasa nyaman bagi pedagang maupun pembeli.
"Kemudian los pasar yang lama sudah banyak sekali kerusakan yang perlu dibenahi, plafon tidak ada, lantai los yang lebih rendah dari saluran air. Imbasnya, pedagang harus memasang papan atau kaso untuk meletakkan barang, itu perlu perhatian pemkab," pungkas Nursulistio. (BOLE MALO/B-11)








