BORNEONEWS, Buntok – Trayek Bus Damri Tabakanilan, Kecamatan Gunung Bintang Awai atau GBA-Buntok dijadwalkan mulai operasional pada 17 Januari 2020 mendatang. Demikian disampaikan Camat GBA, Yust Ellgoland kepada Borneonews, Rabu, 15 Januari 2020.
Yust Ellgoland mengatakan, semestinya tanggal 7 Januari sudah bisa operasional, namun karena sesuatu hal sehingga operasionalnya resmi pada 17 Januari mendatang.
“Di Kalteng ada lima Kabupaten yang mendapat persetujuan dari kementerian perhubungan untuk dapat trayek bus Damri jalur perintis salah satunya Barsel. Tanggal 17 Januari nanti akan dilaunching dan pelepasan secara simbolis,” kata Yust Ellgoland.
Ia membeberkan, hal ini merupakan usulan dari pemerintah daerah melalui Dishub Barsel lalu direalisasi oleh kementerian perhubungan pusat. Trayek tersebut merupakan pengalihan dari jalur trayek Desa Palu Rejo-Buntok yang sudah 5 tahun berjalan. Alasannya karena tidak berkembang.
“Bus Damri ini nantinya akan melayani masyarakat serta memberi kemudahan bagi warga dari daerah GBA ke ibu kota kabupaten, pulang pergi,” beber dia.
--page
Untuk besaran tiketnya, lanjut dia, hanya Rp 10 ribu per orang karena sudah disubsidi oleh pemerintah daerah. (URIUTU DJAPER/B-7)








