SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Mantan polisi bernama Hariono (41), yang ditemukan tewas di dalam kamar barak Jalan Wolter Kondrat, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, diduga meninggal karena sakit.

"Dugaan sementara, korban meninggal karena sakit," ujar Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kapolsek Baamang Iptu Paramita Harumi, Senin, 20 Januari 2020. 

Tidak ditemukan tanda-tanda bekas senjata tajam atau benda tumpul di sekujur tubuh korban. Berdasarkan keterangan saksi, dalam beberapa hari terakhir, korban mengalami batuk keras. 

"Korban mengalami batuk keras, sebelum ditemukan meninggal di dalam kamar barak," kata Paramita. 

Meskipun begitu, untuk lebih detail penyebab pasti kematian korban, polisi masih menunggu hasil visum dari tim medis.

--page

Korban ditemukan tewas pada Minggu, 19 Januari 2020. Yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut yakni temannya. Karena saat kejadian, dirinya datang ke rumah barak tersebut untuk bertamu. Namun saat pintu diketuk, tidak ada respon dari dalam barak tersebut.

Polisi yang datang ke tempat tersebut langsung melakukan evakuasi korban dan membawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit untuk dilakukan visum. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)