BORNEONEWS, Palangka Raya - Sejumlah pedagang buah durian masih nekat berjualan di depan Museum Balanga, Kota Palangka Raya. Hal itu sebagaimana pantauan pada Minggu, 19 Januari 2020 malam.
Lokasi terlarang dan sudah diberi garis polisi tersebut nekat diputus sebagian. Mereka tampak menjajakan durian tanpa beban pada malam hari.
Salah satu pedagang yang menggelar jualan menggunakan mobil di sana, mengakui jika memang lokasi disekitar museum tersebut dilarang.
"Mau bagaimana lagi mas, yang ramai palingan di sini. Ya kalau diusir pasti kami juga tidak melawan," ujar Rikard, seorang pedagang yang mengaku baru sekali berdagang disitu.
"Palingan kami jualan malam saja di sini. Kalau siangnya habis terjual, kami tidak mungkin jualan disini," tambahnya.
--page
Sekedar informasi, lokasi didepan museum Balanga merupakan lokasi steril dan bebas dari segala macam lapak jualan dalam bentuk apapun. Lokasi tersebut saat ini sudah dipasang garis polisi agar tidak ada yang berjualan. (ARNOL/B-11)








