BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Meningkatnya penderita gangguan jiwa di Kabupaten Seruyan faktor utama penyebabnya adalah masalah himpitan ekonomi di dalam keluarga.
Hal ini disampaikan, dr Ali Wardana,Sp.KJ. Menurutnya, himpitan ekonomi dan tuntutan hidup menjadikan banyak warga saat ini mengalami masalah gangguan kejiwaan.
“Bisa dibayangkan seorang kepala keluarga tidak memiliki pekerjaan, sementara ia dituntut untuk membiayai seluruh keperluan keluarganya, hal ini lah yang menjadi faktor pemicu munculnya gangguan kejiwaan,” Jelasnya, Rabu. 22 Januari 2020.
Sebaliknya, pada kasus gangguan kejiwaan yang di derita kaum perempuan, masalah ekonomi juga menjadi faktor pertama memicu terjadinya gangguan kejiwaan.
“Penyebab utamanya sama, sebab banyak kaum perempuan yang karena suatu berpisah, sehingga harus memenuhi kebutuhan pribadi bahkan membiayai anaknya sendiri,” jelasnya.
--page
Hal ini, sangat cepat mempengaruhi kondisi kejiwaan, sehingga gampang stres dan akhirnya berdampak parah menjadi gangguan kejiwaan dengan kategori berat baik, yang di derita kaum lelaki maupun perempuan. (FAHRUL HAIDI/B-5)








