BORNEONEWS, Sampit - Produksi ikan di Kotawaringin Timur (Kotim) dalam setiap tahunnya mencapai 19 ribu ton. Yang terdiri dari hasil tangkap laut, perairan umum, dan juga budidaya masyarakat.
"Produksi ikan pada 2019 kemaren mencapai 19.000 ton, yang didominasi ikan hasil tangkap laut," ujar Kepala Dinas Periknan Kotim Herianto, Jumat, 24 Januari 2020.
Dirinya menjelaskan, hasil dari ikan tangkap laut sendiri paling mendominasi yakni mencapai 9.000 ton. Sementara hasil tangkap ikan tawar perairan umjm mencaao 5.000 ton, dan siaanya merupakan budidaya yang mencapai 3.000 ton.
Jumlah tersebut dianggap mencukupi untuk memenuhi kebituhan masyarakat di Kotim ini. Bahkan beberapa nelayan menjual ke luar daerah, hasil dari ikan tangkap di Kotim ini.
"Sudah mencukupi kebutuhan masyarakat, dan ada juga nelayan yang menjual hingga ke luar daerah," kata Herianto.
--page
Meskipun sudah mencukupi, namun pihaknya saat ini terus berupaya untuk mengembangkan ikan budidaya. Sehingga produksi bisa lebih meningkat lagi. Karena hal itu jika dijalankan denga baik, maka akan menguntungkan bagi masyarakat di daerah ini. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








