BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, H Rudianur mendesak agar infrastruktur daerah pinggiran jangan lagi terbaiakan di tahun anggaran berikutnya.
Betapa tidak pembangunan untuk tahun 2020 ini nyaris banyak tersedot hanya untuk membayar hutang program multiyears saja yang lokasinya sebagian besar dalam kota.
“Tahun 2021 kita sudah bebas dari beban hutang proyek multiyears sehingga kami harapkan ini betul-betul diarahkan untuk pembangunan di daerah pinggiran," kata Rudianur, Senin, 27 Januari 2020.
Menurutnya untuk Kota Sampit ia kira sudah cukup, pasalnya, infrastruktur wilayah pinggiran perlu perhatian serius dan berpengaruh besar pada peningkatan perekonomian masyarakat setempat.
"Karena infrastruktur itu mempermudah akses pelayanan masyarakat dan peningkatan ekonomi rakyat yang berada di daerah pinggiran, tentunya infrastruktur harus memadai," tegasnya.
--page
Ia berharap jalan dan jembatan yang merupakan urat nadi perekonomian masyarakat mendapatkan skala prioritas. Sebab, hingga saat ini masih banyak infrastruktur jalan dan jembatan yang sudah tidak memadai dan perlu perhatian serius dari Pemkab Kotim.
Menurutnya masih ada infrastruktur yang kondisinya perlu mendapat perhatian serius dari pemkab, seperti jalan dan jembatan. Itu sangat berguna untuk penunjang akses pelayanam pendidikan dan kesehatan.
Ditegaskanya, pertumbuhan penduduk tidak hanya berkembang di perkotaan, tetapi juga di daerah pinggiran kota dan pedalaman. Sehingga pembangunan infrastruktur di daerah pinggiran dan pedalaman juga harus menjadi perhatian pemerintah.
Daerah pinggiran kata dia jangan sampai diabaikan karena perkembangan penduduk juga terjadi di daerah pinggiran dan pedalaman. (NACO/B-5)








