PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Muhammad Abdullah dan Muhammad Ibrahim, itulah nama bayi kembar siam dempet dada dan perut yang lahir di RSUD Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) 4 Janurari 2020 lalu.

Nama kedua bayi kembar siam tersebut diberikan oleh ibunya yang saat ini ditempatkan di rumah singgah persalinan RSUD, untuk memudahkan mengurus keperluan bayi kembarnya tersebut.

Direktur RSSI, dr Fachruddin, Selasa, 28 Januari 2020 menjelaskan bahkan bayi tersebut saat ini sudah mendapatkan kartu BPJS Kesehatan.

"Kondisi bayi tersebut baik, urusam pencernaan maupun yang lainnya normal seperti bayi biasa,"  jelas Fachruddin.

Fachruddin juga menjelaskan, saat ini pihaknya juga terus berkoordinasi dengan tim bedah RSUD dr Soetomo Surabaya dan RS Doris Sylvanus Palangka Raya terkait upaya pemisahan bayi kembar siam tersebut.

--page

"Rencananya tim bedah dari RSUD dr Soetomo akan datang ke Pangkalan Bun sekitar 2 minggu lagi. Kita juga telah berkoordinasi dengan RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya terkait peminjaman alat echocardiography," jelas Fachruddin.

Menurut Fachruddin, terkait  biaya transportasi dan penginapan tim bedah RSUD dr Soetomo Surabaya, rencananya akan ditanggung pihak RSSI.

"Dana tersebut berasal dari donasi yang dikumpulkan para karyawan RSSI," jelas Fachruddin. (WAHYU KRIDA/B-11)