SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotawaringin Timur (Kotim) membagi 5 sesi dalam sehari pada pelaksana tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

"Pada hari biasa ada 5 sesi, sedangkan pada Jumat hanya 4 sesi saja guna memberikan kesempatan terhadap peserta muslim untuk melaksanakan salat," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotim, Alang Arianto, Selasa, 28 Januari 2020. 

Dalam 1 sesi pelaksanaan SKD akan diikuti 80 peserta sesuai  jumlah komputer yang disiapkan BKD. Hasil jawaban para peserta sendiri nantinya bisa dilihat secara langsung di bagian depan, sehingga keluarga atau karabat bisa memantau dan menghindsri terjadinya kecurangan. 

"Pelaksanaan akan dilakukan sama seperti tahun sebelumnya. Nilai bisa dipantau langsung di luar ruagan. Ini untuk transparansi," katanya. 

Sementara itu soal yang harus dikerjakan peserta sendiri nantinya ada 100 soal dan waktu yang diberikan selama 90 menit. Peserta diminta 1 jam sebelum pelaksanaan sudah tiba di tempat. 

--page

Karena nantinya akan melakukan registrasi dan diberikan panduan terkait penggunaan komputer dan cara menjawab soal menggunakan komputer tersebut. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)