BORNEONEWS, Kasongan - Sebanyak 8 individu orangutan dari 165 individu yang dilepasliarkan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, Kabupaten Katingan dilaporkan mati.
Menurut Kepala Seksi Pelayanan Taman Nasional atau SPTN wilayah II Bukit Baka Bukit Raya Kabupaten Katingan, Firasadi Nursub'i, matinya 8 orangutan ini karena faktor alam.
"Jadi sejak 2016 sampai 2019 sudah ada 8 orangutan yang mati karena faktor alam, bukan dari perburuan," sebut Firasadi, Selasa, 28 Januari 2020.
Selain mati karena gigitan ular, orangutan yang dilepasliarkan di TN Bukit Baka Bukit Raya wilayah Kecamatan Marikit itu juga karena jatuh saat memanjat pohon.
"Ada juga yang ditemukan sudah menjadi tengkorak tinggal tulang belulang. Ada juga yang jatuh saat perpegangan di dahan, kemudian dahannya patah dan penyebabnya karena semuanya alam, bukan ada perburuan," tegasnya.
--page
Hingga saat ini jumlah orangutan yang telah dilepasliarkan di TN Bukit Baka Bukit Raya itu berjumlah 165 individu. Orangutan yang dilepasliarkan itu bekerjasama dengan pihak BOS F Nyaru Menteng Palangka Raya. (ABDUL GOFUR/B-6)








