BORNEONEWS, Palangka Raya - Kapolresta Palangka Raya Kombes Dwi Tunggal Jaladri menyebut meninggalnya salah satu tahanan wanita titipan Polda Kalteng di sel tahanan mapolresta karena terjatuh dan kepala bagian belakang korban membentur lantai.
Penegasan ini disampaikan Dwi Tunggal Jaladri kepada borneonews.co.id melalui pesan Whatsap, Rabu 29 Januari 2020 siang.
Dia menjelaskan bermula pukul 16.55 WIB korban Yuliana bangun dari tidur untuk melakukan salat ashar. Karena tergesa-gesa, sehingga korban langsung melompat dari tempat tidurnya lalu terpeleset dan terjatuh ke belakang.
"Karena korban terjatuh dengan posisi kebelakang, sehingga kepala bagian belakang korban membentur lantai. Setelah itu, bagian hidung korban mengeluarkan darah kemudian mengalami kejang-kejang," jelasnya.
Melihat kejadian tersebut, piket jaga tahanan Polresta Palangka Raya langsung mengevakuasi korban ke RSUD Doris Sylvanus untuk mendapatkan tindakan medis.
--page
"Namun sesaat dilakukan tindakan medis, korban Yuliana akhirnya menghembuskan napas terakhirnya," demikian Jaladri. (PARLIN TAMBUNAN/B-6)








