BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Tumbangnya pohon beringin raksasa di kawasan Ujung Murung tepatnya Jalan Soegiman, Kuala Kapuas menimpa sejumlah bangunan dan sempat menutup jalan, Rabu dini hari, 29 Januari 2020.
Muli, salah satu warga menyebutkan beberapa hari terakhir ini sudah ada tanda-tanda fisik pohon yang rindang yang diperkirakan sudah ada sejak ratusan tahun lalu itu akan tumbang.
"Beberapa hari yang lalu itu sudah ada tanda-tanda mau tumbang, jadi petugas juga sudah ada memangkas sedikit-sedikit dahan dan rantingya," ucapnya.
"Mungkin sekitar 15 hari sebelum kejadian ini sudah ada tanda-tanda pohon ini mau tumbang karena terlihat condong atau miring," lanjutnya.
Dia menuturkan saat kejadian pohon tumbang memang cuaca sedang gerimis saja, dan angin tidak begitu kencang. "Tapi beberapa jam sebelumnya memang ada hujan lebat disertai angin. Untuk usia pohon ini kemungkinan ratusan tahun," tuturnya.
--page
Sementara itu, petugas dari Bidang Pertamanan dan Kebersihan Dinas PUPR-PKP Kapuas, Anto mengatakan proses evakuasi tuntas sampai bersih pohon ini diperkirakan memakan waktu cukup lama. "Prosesnya bisa sampai tiga hari, kami turun 25 orang membersihkanmya," ucapnya.
Adapun pohon yang tumbang itu bagian dahannya menimpa sejumlah bangunan, diantaranya kantor unit pelayanan PLN dan sebagian rumah dinasnya, kios adiguna, serta tempat parkir mobil karyawan PT Karya Sejati.
Bangunan gudang atau eks kantor Satpolair Polres Kapuas juga rusak karena terkena bagian akar yang terangkat dari pohon yang tumbang itu. Ditambah sejumlah mobil yang terparkir di sekitar juga ada yang penyok dan sebagian kaca pecah. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)








