BORNEONEWS, Sampit - Hingga saat ini pembangunan depo sampah masih menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), karena khusus di kota Sampit sendiri idealnya terbangun 15 depo.
"Idealnya di Sampit ini ada 15 depo guna mengakomodasi sampah yang dihasilkan masyarakat," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotim, Sangggul Lumban Gaol, Kamis, 30 Januari 2020.
Saat ini di Sampit sudah terbangun 7 depo mini dan besar yang terbagi di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang 5 depo dan Kecamatan Baamang 2 depo.
Dia berharap pada 2020 atau 2021 pembangunan depo sampah bisa dilakukan kembali, sehingga kebutuhan masyarakat dalam membuang sampah bisa terpenuhi.
"Mudah-mudahan nantinya bisa bertambah, bahkan kalau bisa memenuhi hingga terbangun 15 depo sampah," katanya.
--page
Dia berharap masyarakat Sampit ini agar sadar dalam menjaga lingkungan. Buanglah sampah ke depo yang sudah disediakan. Jangan malah membuang sembarangan semaunya, sehingga membuat wilayah perkotaan kumuh.
"Mudah-mudahan semakin kesini semakin sadar masyarakat dalam membuang sampah, sehinga kebersihan perkotaan selalu terjaga," harapnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








