LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Setelah resmi terbentuk pada Desember 2019, Komando Distrik Militer atau Kodim 1017 Lamandau sudah mulai mencicil pembangunan sarana dan prasara di markasnya.

Misalnya pembangunan musala Kodim yang peletakan batu pertamanya digelar Kamis 30 Januari 2020.

Acara peletakan batu pertama ini dihadiri Wakil Bupati Lamandau, Riko Porwanto, sejumlah kepala SOPD serta unsur FKPD dan perwakilan dunia usaha.

"Bismillahirohmanirohim, hari ini dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan musala Kodim 1017 Lamandau. Semoga pembangunannya bisa cepat selesai," ucapRiko sembari meletakkan batu pondasi bangunan musala Kodim di Jalan Yrans Kalimantan, Nanga Bulik.

Usai Wakil Bupati Riko, peletakan batu dilanjutkan oleh Dandim Lamandau Letkol Inf Hafes Is Jafrin dan unsur FKPD lainnya.

--page

Dandim Hafes mengatakan sangat mengapresiasi pemerintah daerah, Forkopimda dan dunia usaha yang telah mendukung berdirinya Kodim 1017 Lamandau.

Dandim menyebut kondisi sapras Kodim 1017 Lamandau saat ini masih serba terbatas, meski sudah diresmikan, tapi masih membutuhkan berbagai fasilitas sarana dan prasarana pendukung operasional yang secara bertahap akan direalisasikan pembangunannya, seperti salah satunya tempat peribadatan.

"Harapanya seiring dengan bertambahnya jumlah personel Kodim, tidak menutup kemungkinan musaa ini dikembangkan menjadi masjid, sehingga selain personel, masyarakat umum juga bisa melaksanakan ibadah di sini," ujarnya.

Sementara itu Riko Porwanto mengatakan dirinya atas nama Pemerintah daerah senantiasa mendukung pembangunan tempat ibadah sebagai perwujudan visi misi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan masyarakat.

"Pemerintah daerah mengapresiasi pembangunan musala yang dilakukan Kodim Lamandau. Kami mengajak semua pihak baik dunia usaha maupun masyarakat bisa gotong royong mewujudkan pembangunan tempat ibadah ini," ucapnya. (HENDI NURFALAH/B-6)