TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Dalam rangka mendapatkan data masyarakat miskin yang akurat, Dinas Sosial Kabupaten Barito Timur melalui Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin pada awal Februari 2020 akan melaksanakan kegiatan verifikasi dan validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Rencana ini disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Barito Timur Rusdianor saat Rakor Evaluasi Bantuan Sosial (Bansos) di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Barito Timur, Kamis, 30 Januari 2020.

"Warga miskin yang masuk DTKS harus valid dan akurat karena akan digunakan sebagai data penanggulangan kemiskinan melalui bantuan sosial seperti BPNT atau Program Sembako, PKH, KUBE, RS-RUTILAHU, SARLING maupun program komplementaritas lainnya seperti KIP dan KIS," katanya.

Menurutnya, DTKS tersebut sebagai data terpadu untuk semua program penanggulangan kemiskinan baik program pemerintah maupun pihak lainnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Barito Timur, Santai Nyawit menjelaskan Verval tersebut akan dilaksanakan langsung oleh dinasnya bersama pendamping sosial di 103 desa dan kelurahan.

--page

"Kita akan memfasilitasi dan mendampingi langsung desa dan kelurahan melaksanakan forum musyawarah desa dan kelurahan untuk penentuan Rumah Tangga Miskin (RTM) di desa atau kelurahan. Data yang diajukan oleh Pemerintah desa atau kelurahan akan diverval melalui konsultasi publik pada forum musyawarah," katanya.

Lanjutnya, acuan untuk penentuan RTM adalah 14 kriteria standar dari BPS dengan memadukan kondisi daerah di Kabupaten Barito Timur.

"Data RTM yang telah ditetapkan tersebut selanjutnya akan diinput melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial - Next Generation atau SIKS-NG Kementerian Sosial sehingga menjadi Data Terpadu DTKS," imbuhnya.

Dia mengakui DTKS warga miskin di Barito Timur selama ini masih perlu pembenahan terutama menyangkut kesesuaian orang yang masuk DTKS.

"Verval DTKS akan dimulai dari Tanggal 3 Pebruari 2020 dan ditargetkan akan selesai tahun ini juga," pungkas Santai. (BOLE MALO/B-6)