BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Naiknya harga gula pasir di Kuala Pembuang dalam beberapa pekan terakhir ini membuat keuntungan para jual kue berkurang dari biasanya.
Iwansyah, owner Toko Indah Bakery Kuala Pembuang menuturkan naiknya gula pasir yang merupakan salah satu bahan utama dalam pembuatan kue ini sangat berpengaruh pada keuntungan yang didapat.
“Dengan naiknya harga gula pasir ini maka kami tidak menaikan harga jual, namun hanya berpengaruh pada keuntungan saja,” ujarnya, Kamis, 30 Januari 2020.
Berkurangnya keuntunga nyang didapat imbas dari naiknya harga gula pasir di pasaran hanya sekitar 5 persen dari pendapatan biasanya.
Menurut Iwan sapaan akrabnya, saat ini harga gula yang ia beli dari pedagang sudah Rp 700 ribu per sak dengan berat 50 kil ogram. Sebelumnya harga gula di Kuala Pembuang hanya Rp 598 per sak.
--page
“Kami berharap harga gula pasir di Kuala Pembuang, kembali dapat stabil lagi seperti biasa,” harapnya. (FAHRUL HAIDI/B-6)








