BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotim H. Rudianur mengingatkan agar pelelangan proyek fisik harus mulai digeber diawal tahun ini.
Sebab belajar dari pengalaman sebelumnya Pemkab Kotim memiliki kebiasaan melakukan pelelangan proyek memasuki semester kedua di tahun anggaran.
Ditenggarai, akibat kebiasan melakukan pelelangan proyek di semester kedua maka serapan anggaran semester pertama kadang sangat minim.
Kondisi demikian kata dia memaksa pemerintah kabupaten mesti melakukan berbagai kegiatan harus difullkan di semester akhir.
“Dari itu harus dilakukan di awal tahun dalam kurun semester pertama tahun anggaran, karena lebih cepat lebih baik. Itu harapan kami," kata dia.
--page
Bahkan dia juga menyebutkan masih ada SOPD yang kerap memaksakan di triwulan akhir tahun anggaran untuk melakukan proyek fisik.
Hal ini selain kualitas proyek yang berdampak tidak baik, begitu juga dengn pihak rekanan yang bekerja akan dikejar batas waktu ditambah dengan kondisi cuaca akhir tahun yang kerap hujan.
“Padahal semuanya itu sudah direncanakan diusulkan dan disepakati tertuang dalam perda APBD Kotim tapi sayangnya eksekusi dari program itu lagi yang jadi masalah," tandasnya. (NACO/B-5)








